Rabu, 01 Desember 2010

It's My Story..

        Seperti biasa, hari ini sepulang sekolah aku menunggu Indra, seseorang yang sangat special bagiku, di kelas untuk menjemputku. Penyakit magh ku sedang kambuh, jadi Indra memintaku untuk menunggunya untuk menjemputku. Tapi tiba-tiba hujan turun dengan derasnya. Hmm, mungkin Indra tak akan datang untuk menjemputku. Lagipula, kalau Indra sampai datang menjemput aku khawatir alergi dia akan kambuh. Ya, dia alergi dingin. Aku sedikit khawatir dengan penyakitnya itu.
        Aku dan Indra udah hampir 2 tahun pacaran. Ya, awalnya sih ga nyangka banget bisa deket sama Indra, secara dia kan banyak yang suka di sekolah. Kadang cemburu juga sih, kalau ada yang suka sama Indra. Walaupun, aku pernah terluka karena dia, tapi aku masih bisa memaafkannya. Lagipula, dia udah janji ga bakalan kaya gitu lagi.
        “Gimana Ra, kamu jadi dijemput sama si Indra ?” Tanya Vita yang juga ada di kelas.
“Hmm, ga tahu nih, kayaknya nggak, lagian diluar ujan gede banget, belum lagi petirnya itu lo !” jawabku.
Tok…tok.. terdengar suara ketukan pintu, aku pun membukanya. “Permisi, ada yang namanya Kak Rara disini ?” ujar seorang adik kelas yang mengetuk pintu tadi. “Ya, saya. Ada apa ya ?” jawabku. “Kak Rara ditunggu sama Kak Indra di halte.” Katanya.
Whatttt ???? Indra maksain jemput aku ? Padahal diluar hujan deras ditambah petirnya yang juga sangat bikin jantung hamper copot. Aku pun bergegas menuju halte depan sekolah.
“Hey, aku duluan ya ?” pamitku pada teman-temanku. “Sipp, hati-hati ya diluar ujan loh !” kata teman-temanku mengingatkan. “Okee, tenang aja !” ujarku.
Akhirnya, aku sampai di halte depan sekolah.
“Heyy !” sapaku pada Indra yang sudah ada di depanku. “Eh, hey ! Gimana perutnya, masih sakit ?” tanyanya padaku.
“Dikit koq say, tenang aja !” jawabku. “Bener nih, udah mendingan ?” tanyanya lagi masih ragu. “Iya, nanti juga hilang koq. Mau pulang sekarang ?” ujarku, balik bertanya padanya.
“hmm, enggak sih. Aku hanya ingin mastiin aja, kamu masih di sekolah apa enggak, berhubung kan sekarang ujan deras.” Ujarnya.
“Terus ?” jawabku tak mengerti. “Ya, aku Cuma khawatir aja sama kamu, kamu kan lagi sakit Ra, masa kamu mau ujan-ujanan sama aku naik motor ? Aku khawatir nanti kamu malah makin sakit.” Ujarnya panjang lebar.
“Terus mau gimana ? kan kamu juga udah ada dsini.” Tanyaku.
“Udah, kamu ga usah khawatir. Aku bisa pulang sendiri nanti kalau ujannya reda. Kamu balik aja ke kelas, disini dingin. Kamu pulang aja sama temen-temen, tapi jangan sore-sore ya sayang ?” ujarnya dengan penuh perhatian.
Aku bingung, kalau aku balik ke kelas, ujan juga di jalannya. Lagian kalau bareng sama temen-temen, pasti sore juga pulangnya. Tapi kalau pulang sama Indra, pasti ujan-ujanan. Haduuhhh…..
“Hey, koq diem ?” tanyanya, membuyarkan lamunanku.
“Nggak, aku cuma bingung aja In,” jawabku. “Ga usah bingung gitu dong, kamu sms aja temen di kelas buat jemput kamu pake payung, biar aku nunggu disini.” Ujarnya.
“Ga mau ah, aku mau sama kamu aja disini.” Ujarku. “Ih, ga usah, kamu masuk aja ke kelas !” kata Indra.
“Ah, ga mau. Aku mau disini aja sama kamu. Kalau kamu disini aku juga mau disini.” Jawabku, tetap tidak mau ke kelas.
“Ah, kamu susah dikasih tahu. Cepet sana ke kelas. Bukan ngusir, bukan apa, tapi aku khawatir aja sama kamu.” Ujarnya.
“Tetep ga mau. Masa aku biarin kamu gitu aja ? kamu juga keujanan, sampe basah semua, pucat juga tuh wajah kamu !” jawabku sambil mengelus wajahnya.
“Udah, ga apa-apa. Lagian kalau kamu nanti ke kelas aku bisa balik ke rumah, terus berangkat les,” kata Indra tetap memaksa.
“Ga mau, lagian aku ga bakalan biarin kamu ujan-ujanan, lihat, ujannya gede banget In !” kataku.
“Okelah, tapi bener kamu ga apa-apa ?” kata Indra akhirnya.
“Sipp, aku ga apa-apa koq. Lagian ada kamu disini,” jawabku sambil tertawa.
Akhirnya, kami berdua menunggu hujan reda di halte, berdua. Namun, hujan tak kunjung reda. Aku bingung, kemudian bertanya pada Indra.
“In, kita ke kelas aja yuk, daripada disini dingin.” Ajakku pada Indra.
“Ga mau ah, malu di gerbangnya banyak orang. Ya udah, kalau kamu mau ke kelas, aku ga apa-apa koq,” jawabnya.
“Ya sudah, aku juga tetep disini aja. Aku ga mau kalau ga sama kamu !”kataku akhirnya.
Akhirnya, kami pun tetap menunggu di halte sambil mengobrol. Tak lama kami melihat teman-teman kami sudah ada di gerbang. Kami pun memanggilnya. Teman-teman pun menghampiri kami di halte.
“Aduh, Indra muka kamu pucat banget. Ujan-ujanan ya ?” kata Fitri,  salah seorang temenku yang katanya sih “suka” sama Indra. Tapi ga apa-apa lah, yang penting Indra tetep sama aku. Hahaa .. Indra hanya tersenyum ketika itu. Senang juga rasanya Indra tak menghiraukan dia.
“Aduhh, sepatuku basah semua nih, apalagi aku bawa laptop, masa mau maksain pulang ?” kata Niar temenku yang paling bawel.
“Iya nih, dari tadi aku sama Indra disini nunggu ujan reda,” kataku.
“Jadi kalian dari tadi belum pulang ?” kata Rachma, temanku yang paling kalem. “Belum,” jawabku singkat.
“Oh ya Rachma, kamu kan paling deket rumahnya, bisa titip laptop punya Rara ga ? nanti takut kebasahan kalau dibawa pulang,” kata Indra.
“Duh, kayanya ga bisa deh In, soalnya tasku udah penuh, aku juga bawa laptop.” Jawab Rachma. “Ya sudah, tak apa koq In, lagian laptop aku pake tas lagi, jadi ga akan basah.” Kataku. “Oh, ya sudah kalau begitu. Tapi bener taka apa Ra ?” kata Indra. “Iya, tak apa kok sayang !” jawabku meyakinkan.
“Eh, kalau mau, titip di aku aja !” kata Niar menawarkan. “Ga usah lah, nanti malah repot.” Kataku. “Oh, ya sudahlah. Just menawarkan saja. Heheee…”
“Dasar kamu, ada-ada aja !” kataku.
Tiba-tiba hujan pun sedikit reda. Indra mengajakku untuk segera pulang. Kami pun berpamitan pada yang lain.
“Eh Ra, maaf ya gara-gara aku, kamu jadi ujan-ujanan.” Kata Indra, ketika kami sedang di jalan. “Ih, tenang aja ! aku ga apa-apa koq.” Jawabku.
“Tapi kan tetep ga enak Ra !” kata Indra. “Tenang aja, aku ga bakalan sakit gara-gara ujan, paling cuma pilek aja. Yang ada juga kamu, In, kamu ga apa-apa ujan-ujanan, ntar alergi kamu kumat lagi.” Kataku.
“Ga apa-apa kok, lagian kalau ujan kaya gini, alerginya paling cuma dikit.” Katanya. “Bener nih ?” tanyaku masih ragu. “Iya sayang, tenang aja !” jawabnya. “Oke, tapi awas ya kalau sampe kambuh!” kataku. “Sippp !” jawabnya.
Akhirnya, kami sampai di rumah. Aku memaksa Indra untuk mampir dulu. Meskipun Indra terlihat sedikit malu, aku tetap memaksanya.
“Hey, makasih ya sayang udah mau nganterin !” kataku. “Iya, tak masalah kq say !” jawab Indra.
“Eh, aku bawakan handuk sama teh hangat untuk kamu ya ?” kataku. “Eh, tak usah lah, nanti malah merepotkan.” Jawabnya. “Ga akan merepotkan, kan aku yang minta,” kataku. “Oh, ya sudah, makasih ya sebelumnya.” Ujar Indra akhirnya.
Aku pun membawakan teh hangat dan handuk untuk Indra. Kasihan Indra, alerginya terlihat kambuh di tangan dan mukanya. Aku megelap wajahnya yang masih basah kuyup. Kami pun mengobrol sedikit tentang hubungan kami.
“Eh, ga kerasa ya, hubungan kita udah mau hampir 2 tahun,” ujar Indra padaku. “Iya, ya. Hmm, rasanya baru seperti baru kemarin,” ujarku.
“Iyaa, kita juga udah deket banget, sampe keluarga pun udah pada tahu.” Kata Indra, sambil sesekali meminum teh nya.
“Bener banget In, rasanya ga kebayang kalau kita putus gitu aja,” jawabku. “Iya Ra, kamu jangan tinggalin aku ya ?” kata Indra.
“Hmm, iyaa Indra, tenang aja. Aku masih sama kamu kok. Asal kamu juga jangan ninggalin aku, oke ?” kataku. “Iyaa, meskipun kita lagi ada masalah, tapi jangan sampe ada kata putus yaa ?” ujar Indra. “Iyaa, Indra sayang. Abisin tuh teh nya takut keburu dingin,” kataku pada Indra, sambil tersenyum. Indra balik tersenyum.
Hari ini aku bahagia sekali, ternyata hubunganku sama Indra, bukan hubungan yang sebentar, udah banyak hal yang kita lewatin berdua. Aku merasa rasa sayangku sama Indra sudah sangat dalam. Aku juga takut kehilangan Indra. Aku takut Indra berpaling dariku. Aku takut kejadian yang dulu terulang lagi. Kejadian dimana cintaku dilimakan dengan orang lain. Sakit memang, tapi entah kenapa aku masih bisa memaafkan Indra, ya mungkin karena cinta yang benar-benar tulus.
Ya Tuhan, apakah memang dia orang yang tepat untukku ? Aku selalu berdoa, dia adalah orang yang dikirim Tuhan untukku, cinta sejati dalam hidupku.
“Hey, kok melamun ?” kata Indra. “Eh, enggak kok In, aku cuma inget sama kejadian yang dulu. Jangan kaya gitu lagi ya, In ?” kataku pada Indra. “Iya, tenang aja, lagian itu kan dulu, sekarang aku udah setia kok sama kamu,” jawab Indra dengan penuh kasih sayang. “Makasih ya In !” kataku sambil tersenyum. “Iyaa, santai ajaa.” Jawab Indra sambil mengelus kepalaku.
“Eh, aku pulang dulu ya, udah hampir maghrib nih,” kata Indra. “Iyaa, maaf ya, kamu pulangnya kesorean ?” kataku.
“Ih, santai aja lagi.” Kata Indra.
“Iyaa, hati-hati di jalannya ya In !” kataku mengingatkan.
“Sipp, daahh Ra. You are always in my heart,” katanya lagi.
“Iyaa sayang !” jawabku.
Setelah pamitan, Indra langsung pulang menuju rumahnya. Baru aku menemukan cowok kaya Indra, beda dari yang lainnya. Semoga, dia benar-benar cinta sejatiku, orang yang akan selalu ada disampingku. Ya, aku ykin itu. Semoga dia mempunyai perasaan yang sama denganku.
Walaupun nanti pada akhirnya dia bukan orang yang dikirim Tuhan untukku, tapi aku tidak akan pernah melupakan cerita ini. Cerita ini, sangat berharga bagikuu. Semoga kamu tahu, Indra..
Dan aku akan selalu berdoa, kau lah orang yang tepat untukku, orang yang dikirim Tuhan untukku. AMIINNN . J


Rabu, 24 November 2010

Mengenali Kepribadian Lawan Bicara

Mengenali kepribadian adalah sbg salah satu faktor utama bagi kesesuain berkomunikasi. Berkomunikasi berdasar kepribadian, kita bisa lebih efektif sekaligus bisa membuka wawasan tentang mempelajari kepribadian.

Komunikasi tidak hanya bisa dilihat sbg seni menyampaikan pesan saja. Komunikasi juga seni tentang kepribadian. Ketika kita berbicara mengenai orang, maka itu erat kaitannya dengan personality atau kepribadian.

Sebagaimana yg dikatakan seorang Penyiar, Presenter dan jg Fasiltator terkenal di dunia keartisan yaitu Erwin Parengkuan mengatakan :
"Untuk pintar berkomunikasi, harus lebih dulu pintar mengenali kepribadian."

Bila kita ingin berkomunikasi secara efektif dengan lawan bicara, mau tidak mau kita harus melibatkan sudut pandang kepribadian. Karena kepribadian mempengaruhi pola pikir dan gaya komunikasi seseorang.

Komunikasi bisa efektif sangat tergantung pada kemampuan kita memahami kepribadian lawan bicara.


4 Tipe Kepribadian yg harus kita ketahui.
------------------------------------------------

1. Si AGRESIF

Sbg org yg supel dan mengandalkan pendekatan terhadap orang lain untuk berkomunikasi, si agresif biasanya berbicara dengan bahasa spontan, hangat dan apa adanya.

Cara menghadapi si agresif :
Lawan bicara harus memahami keinginan-keinginan si agresif. Hrs sama gesit dan sama pastinya dalam bersikap.
orang2 agresif akan menyatakan langsung keinginannya kpd lawan bicaranya.
Misalnya, ketika membuat satu janji pertemuan, si agresif akan tepat waktu dan akan berani menagih Anda yg tdk sama tepat waktu. Berbicara dengan si agresif, tidak perlu kaku atau dibuat-buat. Bicaralah apa adanya.
Salah satu hal menyenangkan dari orang2 tipe agresif, adalah tidak pernah menyimpan dendam. si agresif cepat lupa dan tidak pernah mengungkit-ungkit cerita lama.

2. Si RINCI

Mungkin sepintas kita mengenal tipe si perinci ini sbg orang yg gemar bertele-tele. Orang2 perinci adalah orang2 yg mampu berbicara panjang lebar tentang sesuatu hal.

Cara menghadapi si perinci :
Satu hal yg pasti, orang yg menjadi lawan bicaranya harus berani memeotong pembicaraan, kalau tidak, si perinci akan terus memaparkan pikiran2nya tanpa terputus. bahkan mungkin kalau dibiarkan terlalu lama akan jadi ngalor ngidul. Pembicaraan akan menjadi sesuatu yg buang2 wkt, krn apa yg dipaparkan bisa jadi melebihi dari apa yg Anda butuhkan.
Misalnya, seorang pewawancara di TV tengah menggali informasi dari narasumber yg rata-rata termasuk tipe si rinci. Menjwb satu pertanyaan saja, mereka bisa amat menuturkan dgn detail. Kalau pewawancara tdk tegas, durasi menjadi taruhan dan pertanyaan berikutnya bisa2 tdk sempat diajukan.

3. Si KUAT

Seperti orang2 yg jarang berkata2, tetapi sekali mulutnya terbuka, para pendengarnya harus berhati2. Karena biasanya yg si Kuat ucapkan adalah hal-hal lugas dan to the point.

Cara menghadapi si Kuat :
Sama sekali tdk disarankan untuk banyak berbasa-basi dgn org tipe ini. Si kuat adalah org yg bisa dikatakan plg mngetahui segala sesuatu hal dan itu sangat jauh ke depan.
Satu hal yg perlu menjadi catatan khusus, orang2 tipe si kuat sperti tdk membutuhkan teman2 di dalam kehidupannya. Misalnya saja di acara2 keramaian, si Kuat akan nampak enjoy menikmati waktu sendirian. Bukannya sama sekali tdk boleh bagi Anda menghampiri si Kuat. Hanya saja Anda patut memikirkan baik2 ttg apa yg akan Anda lontarkan, kecuali siap menerima kata2 lugas dari si Kuat yg seringkali membuat hati terluka.

4. Si DAMAI

Kecenderungan orang2 tipe si Damai itu tdk mau menciptakan konflik dgn org lain. Oleh karena itu gaya berbicaranya pun agak pasif dan tdk dominan.

Cara menghadapi si Damai :
Mungkin istilah nrimo cocok disematkan kpd orang2 tipe ini. Tetapi, sikap nrimo dari mereka tdk selamanya menyenangkan. Kadang malah merepotkan dan serba tidak pasti.
si Damai akan selalu bilang "terserah" kpd lawan bicaranya. Jadi siapa yg hendak berhubungan dengan si Damai harus memiliki kontrol dan ktegasan. karena karakternya yg pembawa kedamaian, si Damai hampir selalu disukai dan banyak temannya.
si Damai mudah didekati karena selalu mnerima dgn senyuman tulus siapapun yg menghampiri. Satu hal, jgn berbicara dgn nada yg keras atau berpotensi membuat luka. Walau damai, si Damai cenderung menyimpan luka dlm hati. Sekalinya terluka, mungkin dia tdk akan damai lg dgn Anda.... lho!!!
sbg catatan khusus, si Damai tdk sering2 atau terlalu banyak berinteraksi dgn si Kuat. karena bisa mengakibatkan depresi. Wah !!!!

Dengan mengetahui cara-cara tiap2 kepribadian tsb berkomunikasi, maka kita akan tahu bagaimana caranya menghadapi mereka di dalam keseharian, lingkungan sosial atau pekerjaan.

Cara praktis mngenali kepribadian seseorang bisa juga dgn cara mereka berpakaian.
- Si Agresif selalu berpakaian trendi (sekalipun tdk cocok benar dikenakannya)
- Si Rinci senantiasa berpenampilan rapi bahkan tdk ada secuil kusut pun di pakaiannya
- Si Kuat selau penuh percaya diri dengan gaya pribadinya yg tdk selalu mngikuti zaman, asalkan sesuai fungsi dan mencerminkan karakter
- Si Damai cenderung berpakaian apa adanya dan selalu mngesankan kesederhanaan

Coba perhatikan ciri2 di lingkungan tempat Anda berada. Dan mulai pikirkan bagaimana hrs berbicara dgn mereka agar tujuan Anda berhasil mulus.

Sumber ini diambil dari Buku Clik!! karya Erwin Parengkuan dan Tabloid Bintang Edisi 1.015 tahun XX Minggu Pertama November 2010.

Semoga info ini bermanfaat dan semoga tujuan Anda Berhasil.

WESTLIFE



Westlife adalah sebuah grup musik dari Irlandia yang beranggotakan Shane Filan,Kian EganNicky Byrne, dan Mark Feehily. Satu anggota lainnya, Bryan McFadden, keluar pada 9 Maret 2004 agar dapat meluangkan lebih banyak waktu untuk kehidupan keluarganya dengan mantan anggota Atomic KittenKerry Katona, meski mereka kemudian berpisah dan dia mengganti ejaan nama depannya menjadi 'Brian'.
Band ini terbukti sukses di Irlandia dan Britania Raya, dengan keberhasilannya mencetak 13 single nomor satu antara tahun 1999 dan 2005, antara lain:
  • "Swear It Again" (1999)
  • "If I Let You Go" (1999)
  • "Flying Without Wings", dengan BoA (dimuat di lagu tema film Pokémon 2000) (1999)
  • "I Have A Dream"/"Seasons In The Sun" (cover dari ABBA dan Terry Jacks) (1999)
  • "Fool Again" (2000)
  • "Against All Odds (Take A Look At Me Now)" (duet dengan Mariah Carey) (coverdari Phil Collins) (2000)
  • "My Love" (2000)
  • "Uptown Girl" (cover dari Billy Joel) (2001)
  • "Queen Of My Heart" (2001)
  • "World of Our Own" (2002)
  • "Unbreakable" (2002)
  • "Mandy" (cover dari Barry Manilow) (2003)
  • "You Raise Me Up" (2005)
Tidak semua single yang mereka buat mencapai peringkat pertama di tangga lagu Britania Raya:
  • "What Makes a Man" (2000) #2
  • "Bop Bop Baby" (2002) #5
  • "Tonight/Miss You Nights" (2003) #3
  • "Hey Whatever" (2003) #4
  • "Obvious" (2004) #3
Westlife juga empat kali berturut-turut memenangkan penghargaan "Record of the Year" ITV dengan single mereka "Flying Without Wings", "My Love", "Mandy", dan "You Raise Me Up".
Westlife tidak berhasil menembus industri permusikan di Amerika Serikat, walaupun single perdana mereka, "Swear it Again", pada waktu itu cukup populer di radio dan MTV AS. Pada acara MTV TRL, video klip "Swear it Again" pernah diminta beberapa kali, dan masuk pada chart "hot 100" di salah satu majalah di AS (Billboard Magazine) edisi musim panas di urutan ke-20.
Hingga kini mereka belum berhasil meraih kesuksesan serupa di AS. Album debut mereka gagal setelah dirilis pada 2000 dan itulah satu-satunya album mereka yang dirilis di sana. Hal tersebut tidak berarti tidak ada perkembangan fans Westlife di sana. Band ini juga sangat terkenal di AsiaEropaAustralia, dan beberapa negara di Amerika selain AS.
Seperti boyband lainnya, album-album mereka ditujukan kepada para remaja perempuan, walaupun ada juga fan mereka yang pria (kurang lebih sebesar 20% fan dari Westlife adalah pria). Beberapa kali Westlife pernah tampil di beberapa tempat komunitas gay. Pada tanggal 19 Agustus 2005 salah satu anggota band mereka, Mark Feehily, menyatakan dirinya seorang gay kepada publik serta keberadaannya menjalin hubungan dengan seorang mantan anggota grup musik V bernama Kevin McDaid.

Diskografi

Selasa, 16 November 2010

tentang semuanyaa :)

ures seneengg bisa punya temen kaya kalian semuaa :)



love you all.. :*
ures sayaang kalian :D

Best Friend Foreverr.. :D

Jumat, 12 November 2010

iseng ajaa ! :)

Forever

Artist: Westlife
I’ll be loving you forever
Deep inside my heart you leave me never
Even if you took my heart
And tore it apart
I would love you still, forever
You are the sun
You are my light
And you’re the last thing on my mind, before I go to sleep at night
You’re always round
When I’m in need
When troubles on my mind
You put my soul at ease

There is no one in this world
Who can love me like you do
That is the reason that I
Wanna spend forever with you

I’ll be loving you forever
Deep inside my heart you leave me never
Even if you took my heart
And tore it apart
I would love you still, forever
You are the sun
You are my light
And you’re the last thing on my mind, before I go to sleep at night
You’re always round
When I’m in need
When troubles on my mind
You put my soul at ease

We’ve had a fun
We’ve made mistakes
But who’d have guessed along that road
we’d learn to give and take
It’s so much more than I could have dreamed
'Cause you’ve make loving you, so easy for me

There is no one in this world
Who can love me like you do
That is the reason that I
Wanna spend forever with you

I’ll be loving you forever
Deep inside my heart you leave me never
Even if you took my heart
And tore it apart
I would love you still, forever
You are the sun
You are my light
And you’re the last thing on my mind, before I go to sleep at night
You’re always round
When I’m in need
When troubles on my mind
You put my soul at ease


And girl I pray you leave me, never

Bridge:
'Cause this is the world, where lovers often go astray
But if we learn each other, we won’t go that way
So put your doubts aside
Do what it takes to make it right
I love you, forever, no-one can tear us apart

I’ll be loving you forever ( forever)
Deep inside my heart you leave me never
Even if you took my heart ( took my heart girl)
And tore it apart, ( you tore it apart now)
I would love you still, forever

And I’ll be loving you forever (forever)
Deep inside my heart you leave me never,
Even if you took my heart ( you took my heart girl)
And tore it apart, ( you tore it apart now)
I would love you still, forever
I’ll be loving you forever
Deep inside my heart you leave me never
Even if you took my heart
And tore it apart
I would love you still, forever

westlifee :)

Fool Again

Artist: Westlife
Baby, I know the Story
I've seen the Picture
It's Written all over your face
Tell me, What's the secret
That you've been hiding
Who's gonna take my place

I've should've seen it coming
I should've read the signs
Anyway... I guess it's over

( chorus )
Can't believe that I'm the fool again
I thought this love would never end
How was I to know
You never told me
Can't believe that I'm the fool again
And I who thought you were my friend
How was I to know
You never told me

Baby, you should've called me
When you were lonely
When you needed me to be there
Sadly, you never gave me too many chances
To show you how much I care

( repeat chorus )

About the pain and the tears
Oh, Oh, Oh
If I could, I would
Turn back time

I should've seen...

( repeat chorus )

Rabu, 10 November 2010

Yuressta, 14 Januari 2009

Bayu Indra Fadillah & Resti Irawati






semogaa ini buatt selamnyaa.. :)

Hal yang menyenangkan yaitu WHEN I'M WITH YOU dan WHEN YOU TELL ME THAT YOU LOVE ME . Dan di pikiranku selalu ada SHADOW muu . Walaupun terkadang kau buat I CRY karena muu . Tapi I SWEAR IT AGAIN, I'LL BE LOVING YOU FOREVER . dan aku berharap kamu hanya OPEN YOUR HEART hanya untukku . Aku berharap, kamu dan aku FOREVER . Karena, jujur, I NEED YOU . Kau datang menghibur FRAGILE HEART ku dengan cintamuu . dan aku yakin cinta ini UNBREAKABLE . I HAVE A DREAM untuk mencintaimuu slamanyaa . Cintakuu sangat OBVIOUS padamu . Dan aku tak tau apa alasannya, WHY DO I LOVE YOU ? dan aku mintaa, DON'T LET ME GO . aku tak tau apa jadinyaa IF I LET YOU GO . ketika aku menemukan cintamuu aku seperti FLYING WITHOUT WINGS . Dan selamyaa kamu akan menjadi MY LOVE . :))